Pengaruh Teknik Snags Mulligan Terhadap Aktivitas Fungsional Leher Penjahit

  • Rahim A
  • Yulianti A
  • Anhar A
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan ekonomi yang terjadi sekarang ini menyebabkan sektor industri selalu berupaya dan berlomba-lomba untuk meningkatkan produksi. Cara kerja yang salah ataupun fasilitas kerja yang kurang baik dapat memicu terjadinya permasalahan atau keluhan pada otot atau tulang yang sering disebut Musculoskeletal Disorders (MSD’s) (Norlinta et al,2019). Penjahit merupakan pekerjaan yang bergerak pada bidang industri yang dilakukan secara individu maupun sebagai pekerja industri di sebuah pabrik konveksi. Permasalahan MSD’s pada penjahit yang sering terjadi adalah kekakuan pada leher, keterbatasan gerak leher dan nyeri pada leher. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan aktivitas fungsional leher dan akhirnya menyebabkan sesorang tidak dapat bekerja. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pre test-post test design dengan melibatkan 14 responden dengan menggunakan Purposive Sampling. Menggunakan 1 kelompok intervensi yaitu Teknik Snags Mulligan. Hasil uji T Berpasangan 0.000<0.05 sehingga H­1 diterima. Teknik Snags Mulligan berpengaruh dalam menurunkan gangguan aktivitas fungsional leher pada penjahit di Akina Koveksi Kota Malang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahim, A. F., Yulianti, A., & Anhar, A. A. (2020). Pengaruh Teknik Snags Mulligan Terhadap Aktivitas Fungsional Leher Penjahit. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 1(2), 24–29. https://doi.org/10.22219/physiohs.v1i2.13887

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free