KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BARAKUDA (Sphyraena jello) YANG DIPEROLEH DI PERAIRAN PNGEMPANG KECAMATAN MUARA BADAK

  • Aritonang C
  • Rafi’i A
  • Ghitarina G
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Plastik merupakan bahan yang sulit terdegradasi. Partikel plastik yang berukuran < 5 mm disebut mikroplastik. Keberadaan mikroplastik pada biota dapat memberikan efek negatif pada manusia dan biota lainnya dalam rantai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kelimpahan serta menganalisis pengaruh ukuran panjang ikan Barakuda terhadap jumlah mikroplastik. Sampel ikan Barakuda diperoleh di Perairan Pangempang, Kecamatan Muara Badak sebanyak 10 ekor. Setiap sampel dicampurkan dengan KOH 22% sebagai penghancur bahan organic dan larutan H 2O2 30% sebanyak 5 ml. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 2 jenis mikroplastik yaitu fiber sebesar 100 partikel dengan kelimpahan sebesar 10 partikel/ind dan film sebesar 41 partikel/ind. Hasil uji Regresi Linier Sederhana menunjukkan pengaruh ukuran panjang ikan Barakuda terhadap jumlah mikroplastik sebesar 0,0382 pengaruh rendah dan hubungannya sebesar 0,1955 yang berarti hubungan sangat rendah. Hasil uji One Way ANOVA menujukkan bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan antara Fiber dengan Film p-value (0,002) < sig α (0,05).

Cite

CITATION STYLE

APA

Aritonang, C. I., Rafi’i, A., & Ghitarina, G. (2024). KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BARAKUDA (Sphyraena jello) YANG DIPEROLEH DI PERAIRAN PNGEMPANG KECAMATAN MUARA BADAK. Jurnal Tropical Aquatic Sciences, 3(1), 90–96. https://doi.org/10.30872/tas.v3i1.877

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free