Abstract
ABSTRAK rongga mulut. Hemofilia tidak selalu sudah terdiagnosa saat penderita melakukan kunjungan ke dokter gigi. Kurangnya kewaspadaan akan adanya hemofilia dapat menyebabkan masalah serius. Latar belakang : Hemofilia adalah kelainan pembekuan darah yang diturunkan. Hemophilia dapat meningkatkan resiko penyakit : Tujuan dari kajian pustaka ini adalah memaparkan tentang manifestasi dan penanganan perdarahan gigi pada penderita hemofilia. Tujuan : hemofilia dapat bermanifestasi sebagai perdarahan gigi yang tidak dapat berhenti secara spontan. Pada keadaan perdarahan tersebut, pemberian faktor VIII yang diberikan sebagai whole blood, fresh plasma, fresh frozen plasma, cryoprecipitate, dan konsentrat faktor VIII. Dosis faktor VIII sebagai terapi hemofilia dapat dihitung berdasarkan kadar faktor VIII yang terdapat dalam tubuh penderita hemofilia. Faktor VIII juga dapat Tinjauan pustaka diberikan sebagai terapi profilaksis untuk mencegah perdarahan. Komplikasi yang dapat terjadi pada pemberian factor VIII replacement therapy adalah timbulnya inhibitor faktor VIII dan penyakit yang terkait transfusi. Terapi perdarahan gigi pada penderita hemofilia terdiri dari factor replacement therapy dan terapi suportif. dari factor replacement therapy dan terapi suportif. Komplikasi factor VIII replacement therapy harus diwaspadai dan ditatalaksana Kata kunci dengan baik. Kesimpulan : Terapi perdarahan gigi pada penderita hemofilia terdiri factor replacement therapy dan terapi suportif. Komplikasi factor VIII replacement therapy harus diwaspadai dan ditatalaksana dengan baik.
Cite
CITATION STYLE
Setiawan, M. W. (2011). Recent pharmacological management of oral bleeding in hemophilic patient. Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi), 44(3), 127. https://doi.org/10.20473/j.djmkg.v44.i3.p127-131
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.