Abstract
Di desa Badal Pandean, setiap rumah penduduk memiliki perkarangan sangat luas yang dimanfaatkan untuk menanam tanaman hias maupun buah. Namun, hasil perkarangan belum dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual tinggi. Disamping itu, di Desa tersebut terdapat perkumpulan ibu rumah tangga yang bernama “Kelompok Ibu-ibu Teratai”. Kelompok ini memiliki potensi untuk menjadi wirausaha sehingga diperlukan pelatihan pembuatan sabun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan berwirausaha terutama dalam pembuatan sabun. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, digunakan metode penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan kepada kelompok ibu-ibu Teratai. Penyuluhan Pembuatan sabun meningkatkan pemahaman mitra terhadap pembuatan sabun yang ditunjukkan dengan 100% kelompok ibu teratai mengetahui cara pembuatan sabun. Pelatihan pembuatan sabun meningkatkan ketrampilan mitra yang ditunjukkan dengan kelompok ibu teratai dapat membuat sabun dengan baik dan mengemas sabun dengan sangat baik. Pendampingan produksi sabun telah berhasil dilakukan yang ditunjukkan dengan adanya produk sabun berbagai ekstrak pekarangan rumah serta telah dipasarkan melalui WA dan dipamerkan dalam pameran produk halal.
Cite
CITATION STYLE
Mulyati, T. A., Pujiono, F. E., & Lailiyah, M. (2019). Pemberdayaan Kelompok Ibu Teratai Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Ekstrak Hasil Pekarangan Rumah. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 6(3), 132–137. https://doi.org/10.32699/ppkm.v6i3.754
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.