Abstract
Kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun. Ketelitian, pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan pengukuran antropometri sangatlah penting, karena hal ini menyangkut dengan pertumbuhan balita. Tujuan umum dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam mencegah stunting melalui edukasi gizi berbasis media di Kec. Biringkanaya dan Kec. Mamajang. Metode yang digunakan adalah Team Based Learning (TBL) dengan menggunakan media video dan poster. Edukasi gizi diberikan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang pencegahan stunting. Hasil yang diperoleh setelah melakukan penilaian pre dan post test terhadap pengukuran tingkat pengetahuan kader adalah nilai pre test 13,4 dan 16,9 pada post test. Kesimpulan yang dihasilkan terjadi kenaikan tingkat pengetahuan kader sebesar 26% setelah dilakukan edukasi gizi berbasis media. Kata kunci : Kader, Media Pembelajaran, Pengetahuan, Stunting
Cite
CITATION STYLE
Hartono, R., Andini, M., Sartika, D., & Hasanah, B. U. (2020). PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU DALAM MENCEGAH STUNTING MELALUI EDUKASI GIZI BERBASIS MEDIA DI KECAMATAN BIRINGKANAYA DAN MAMAJANG. Media Implementasi Riset Kesehatan, 1(1). https://doi.org/10.32382/mirk.v1i1.1453
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.