Abstract
Hidroksiapatit (HAp) [Ca10(PO4)6(OH)2] telah dipergunakan secara luas dalam bidang kedokteran dan kedokteran gigi sebagai bahan substitusi tulang/gigi, hal ini karena komposisi dan strukturnya sama sebagaimana kandungan tulang/gigi. Tetapi HAp yang ada di Indonesia masih import. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat bahan biokeramik hidroksiapatit dari gipsum alam Kulon Progo (KPNG) kemudian mengkarakterisasi dengan pengujian FTIR. Sintesa HAp dilakukan dengan teknik Hydrohermal Microwave dengan mereaksikan antara KPNG (CaSO4.2H2O) dengan diamonium hidrogen fosfat [(NH4)2HPO4]. Kemudian hasil reaksinya dianalisa dengan pengujian FTIR dan dibandingkan dengan HAp 200 Jepang sebagai pembanding. Dari hasil analisa didapat pola-pola FTIR hidroksiapatit hasil reaksi menyerupai HAp 200 Jepang dan HAp SRM 2910.
Cite
CITATION STYLE
Sedyono, J., & Tontowi, A. E. (2017). PROSES SINTESIS DAN KARAKTERISASI FTIR HIDROKSIAPATIT DARI GIPSUM ALAM KULON PROGO. Media Mesin: Majalah Teknik Mesin, 9(1). https://doi.org/10.23917/mesin.v9i1.3125
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.