Abstract
Kendala yang sering terjadi dalam proses pembelajaran adalah penerapan model pembelajaran yang tidak sesuai dengan karakteristik peserta didik dan materi yang diajarkan. Agar mahasiswa berminat mengikuti pembelajaran perlu didukung dengan model yang menarik, sehingga dapat meningkatkan keberhasilan belajar. Tujuan penelitian ini berupaya meningkatkan minat belajar mahasiswa mengikuti pembelajaran Pancasila melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning (PBL)). Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Berdasarkan hasil tindakan kelas yang telah dilakukan menunjukan adanya peningkatan minat belajar pada setiap siklusnya. Pada siklus I, penerapan model PBL belum maksimal (56%) menyebabkan sebagian besar mahasiswa (38%) mahasiswa masih kurang berminat menngikuti pembelajaran Pancasila. Pada siklus II, penerapan model PBL ditingkatkan (72%), minat belajar mahasiswa meningkat (54%). Pada siklus III, sebagaian besar mahasiswa (67%) memiliki minat belajar yang baik setelah model PBL ditingkatkan penerapnya hingga mencapai 88 persen. Model PBL akan efektif dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa apabila penerapannya dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur dan karakteristik mahasiswa.
Cite
CITATION STYLE
Kuswanto, K. (2022). Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Minat Belajar Pancasila pada Mahasiswa PPKn Universitas Jambi. Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 4(2), 121–130. https://doi.org/10.31605/ijes.v4i2.1508
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.