The Analisis Kesesuaian Terapi Skabies terhadap Panduan Praktik Klinis (PPK) di Puskesmas Songgon, Banyuwangi

  • Budi Utami V
  • Wulan I
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit infeksi ektoparasit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Terdapat perbedaan pola peresepan atau terapi di berbagai fasilitas kesehatan. Tujuan Penelitian: Mengetahui kesesuaian terapi skabies terhadap Panduan Praktik Klinis (PPK) di Puskesmas Songgon, Banyuwangi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analisis deskriptif dengan studi retrospektif. Penelitian ini melihat data rekam medik pasien secara acak dengan diagnosis skabies dari bulan Februari sampai Mei 2021 di Puskesmas Songgon, Banyuwangi. Hasil Penelitian: Secara keseluruhan, terdapat 7 terapi yang diberikan pada pasien dengan diagnosis skabies, yang sesuai dengan PPK hanya 2 jenis obat (28%), dengan penyimpangan dari PPK yaitu 5 jenis obat (72%). Didapatkan 22 responden (56%) mendapatkan terapi salep 2-4, 16 responden (41%) mendapatkan terapi permethrine 5%, 1 responden (3%) tidak mendapatkan terapi lini definitif untuk skabies. Angka ketidaksesuaian terapi sebesar 3% terkait terapi definitif skabies. Kesimpulan: Terapi skabies di Puskesmas Songgon, Banyuwangi belum sesuai dengan Panduan Praktik Klinis (PPK).

Cite

CITATION STYLE

APA

Budi Utami, V. H., & Wulan, I. G. A. K. (2022). The Analisis Kesesuaian Terapi Skabies terhadap Panduan Praktik Klinis (PPK) di Puskesmas Songgon, Banyuwangi. Journal of Pharmaceutical And Sciences, 5(1), 101–107. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i1.68

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free