Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran guru kelas dalam melaksanakan pembelajaran inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah dasar. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilengkapi studi pustaka, observasi, dan wawancara terhadap guru serta peserta didik ABK, penelitian ini menggali berbagai strategi adaptif, fungsi moral dan emosional guru, sinergi dengan orang tua serta guru pendamping, serta hambatan dalam implementasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki peran krusial sebagai fasilitator, penggerak motivasi, dan konselor — mereka mampu mengelola keberagaman siswa melalui pengaturan kelas yang inklusif, pembentukan karakter positif, serta adaptasi metode pengajaran sesuai kebutuhan masing-masing anak. Dukungan dari guru pendamping dan kolaborasi dengan orang tua terbukti meningkatkan efektivitas proses belajar. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya pelatihan khusus, keterbatasan sarana dan prasarana, serta persepsi masyarakat yang belum sepenuhnya mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif sangat tergantung pada peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas memadai, dan peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya inklusi.
Cite
CITATION STYLE
Nur Saputri, D., Alfiana, E., Salsabila, N., Dwi Putri, R., & Mustika, D. (2025). Peran Guru Kelas dalam Mewujudkan Pembelajaran Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 7787–7798. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1164
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.