Pengaruh BAP, IAA, dan Jenis Eksplan terhadap Efisiensi Regenerasi Tomat Fortuna 23

  • Avivi S
  • Mohammad Ubaidillah
  • Setiyono
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian bertujuan memperoleh protokol regenerasi yang efisien untuk transformasi genetik pada tanaman tomat Fortuna 23. Penelitian dilaksanakan mulai Agustus 2021-Februari 2022, bertempat di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Jember. Penelitian terdiri dari dua rancangan percobaan yaitu menggunakan RAL faktorial 3 faktor (tahap induksi tunas) diulang sebanyak 3 kali dan RAL non faktorial (tahap induksi akar) diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan yang diberikan untuk tahap induksi tunas adalah BAP (0, 1, 2, dan 3 mg L-1), IAA (0, 0.1, 0.2, dan 0.3 mg L-1), dan jenis eksplan (kotiledon, hipokotil, dan akar). Perlakuan yang diberikan untuk tahap induksi akar adalah NAA (0, 0.1, 0.5, dan 1 mg L-1). Pada tahap induksi tunas kombinasi perlakuan B2A3E1 (BAP 2 mg L-1 + IAA 0.3 mg L-1 + kotiledon) merupakan perlakuan yang terbaik karena mampu menghasilkan jumlah tunas terbanyak (8 tunas), dengan awal muncul tunas 21 hari setelah induksi (HSI) dan awal muncul kalus 7 HSI. Pada tahap induksi akar perlakuan NAA 0.5 mg L-1 menghasilkan awal muncul akar tercepat (3 HSI), jumlah daun terbanyak (5 daun), dan jumlah akar terbanyak (26 akar). Kata kunci: induksi akar, induksi tunas, regenerasi

Cite

CITATION STYLE

APA

Avivi, S., Mohammad Ubaidillah, Setiyono, & Rifngatul ‘Atiqoh. (2022). Pengaruh BAP, IAA, dan Jenis Eksplan terhadap Efisiensi Regenerasi Tomat Fortuna 23. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 50(3), 307–314. https://doi.org/10.24831/jai.v50i3.41988

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free