Pengaruh Peningkatan Jaringan Adiposa pada Pasien Obesitas Terhadap Tingkat Keparahan Pasien Covid-19

  • Adimara A
  • Prahasanti K
  • Prahasanti K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit COVID-19 telah menjadi pandemi global sejak Desember 2019. Menurut WHO, hingga 28 September 2020, sudah ada 33.137.748 kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia, 3,01% di antaranya meninggal dunia (998.372). Dengan Case Fatality sebesar 3,17% WHO menetapkan Wabah COVID-19 ini di tingkat pandemi. Dari 2,5 juta kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan pada akhir Februari 2021, 2,2 juta lebih dari setengah populasinya diklasifikasikan sebagai kelebihan berat badan. Obesitas menjadi salah komorbid yang dikaitkan dengan keparahan gejala COVID-19 dikarenakan Obesitas sendiri dapat menyebabkan gejala seperti gangguan cardiovaskular, gangguan respirasi, gangguan imun, dan juga inflamasi kronis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh peningkatan jaringan adiposa pada pasien obesitas terhadap tingkat keparahan pasien COVID-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adimara, A., Prahasanti, K., Prahasanti, K., Airlangga, M. P., & Airlangga, M. P. (2021). Pengaruh Peningkatan Jaringan Adiposa pada Pasien Obesitas Terhadap Tingkat Keparahan Pasien Covid-19. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 10(2), 222. https://doi.org/10.30742/jikw.v10i2.1453

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free