Abstract
Penelitian ini mengkaji dinamika fanatisme dan toleransi dalam konteks moderasi beragamadi lingkungan keluarga Indonesia. Fokus utama penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap munculnya sikap fanatik dalam keluarga, serta mengeksplorasi strategi efektif untuk membangun dan memelihara toleransi antaranggota keluargayangmemiliki perbedaan pandangan keagamaan. Penelitian ini mencakup studi kasus dari daerahdi Indonesia, yaitu Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, di manaditemukan fenomena keluarga beda agama yang hidup secara rukun dan harmonis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini bertujuanmemberikan pemahaman mendalam tentang proses "penguraian" fanatismedan"penyulaman" toleransi dalam unit sosial terkecil masyarakat. Studi ini juga berupayamengembangkan model moderasi beragama yang aplikatif dalamkonteks keluargaIndonesia dengan mempertimbangkan keragaman latar belakang budaya dan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi efektif, pendidikan moderasi beragama, danpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan komunitas berperan penting dalammembangunkeharmonisan keluarga yang memiliki perbedaan agama. Model moderasi beragamayangdikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya moderasi dan kemampuan anggota keluarga untuk mengelola perbedaan secara konstruktif. Temuanini memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan radikalismedanekstremisme di tingkat akar rumput, serta menyediakan rekomendasi kebijakanbagi pengembangan program penguatan moderasi beragama berbasis keluarga di Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Herman, A. A., Nur, F., Sari, A. N., Ramadhanti, S., Indriyani, D., & Madong, S. A. (2024). Unraveling Fanaticism, Embroidering Tolerance: Family Guidance-Based Religious Moderation. La Tenriruwa: Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 3(2). https://doi.org/10.30863/jbpi.v3i2.8046
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.