Keterampilan Berpikir Kritis IPA Siswa SD: Brain Based Learning (BBL) dan Problem Based Learning (PBL)

  • Kumala F
  • Firdayani K
  • Hudha M
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran BBL dan PBL. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD sejumlah 56 siswa dengan instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan berpikir kritis dengan analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir IPA siswa yang menggunakan model pembelajaran BBL lebih tinggi daripada yang menggunakan model PBL ditunjukkan dengan nilai rata rata 83 untuk model pembelajaran BBL dan 69 untuk moddel pembelajaran PBL ditunjukkan dengan nilai t hitung > t tabel (5,139>2,003) dan taraf signifikasi 0,000 yang nilainya lebih besar dari 0,05 (0,000<0,05) (sig 0,05). BBL menyediakan pembelajaran yang membuat lebih rileks yang dipadukan dengan kegiatan pembelajaran berbasis masalah, ketika pembelajaran dilakukan secara rileks, penuh arti dan secara aktif  maka otak akan bekerja lebih optimal sehingga siswa merasa lebih nyaman dan termotivasi di kelas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kumala, F. N., Firdayani, K., & Hudha, M. N. (2018). Keterampilan Berpikir Kritis IPA Siswa SD: Brain Based Learning (BBL) dan Problem Based Learning (PBL). Jurnal Inspirasi Pendidikan, 8(2), 53–59. https://doi.org/10.21067/jip.v8i2.2641

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free