HUBUNGAN KEPUASAN MUTU HIDANGAN TERHADAP STATUS GIZI SANTRI PONDOK PESANTREN KI HAJAR DEWANTARA DI YOGYAKARTA

  • Trisna A
  • Hasanah L
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kualitas hidangan yang disajikan di pondok pesantren memiliki peran penting dalam menentukan status gizi santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepuasan mutu hidangan terhadap status gizi santri di Pondok Pesantren Ki Hajar Dewantara, Yogyakarta. Studi ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 33 santri. Data kepuasan mutu hidangan dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek waktu makan, penampilan makanan, aroma, rasa, kebersihan alat dan makanan, variasi menu makanan serta kematangan makanan. Status gizi santri diukur berdasarkan indeks massa tubuh per usia (IMT/U). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri (51,5%) merasa tidak puas terhadap mutu hidangan yang disajikan, sementara ada 48,5% merasa kurang puas. Sebagian besar responden  84,9% memiliki status gizi baik, ada 9,1% responden yang memiliki status gizi kurang, ada 3% yang memiliki status gizi lebih dan obesitas. Analisis korelasi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kepuasan mutu hidangan dengan status gizi santri (p >0.05). Faktor lain, seperti pola konsumsi di luar pesantren, preferensi makanan, serta kebiasaan makan, lebih berperan dalam menentukan status gizi santri. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan terhadap mutu hidangan bukan merupakan indikator utama dalam menilai status gizi santri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik dalam pemenuhan kebutuhan gizi santri dengan memperhatikan variasi menu, edukasi gizi, serta pengawasan pola konsumsi makanan secara lebih komprehensif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Trisna, A., & Hasanah, L. N. (2025). HUBUNGAN KEPUASAN MUTU HIDANGAN TERHADAP STATUS GIZI SANTRI PONDOK PESANTREN KI HAJAR DEWANTARA DI YOGYAKARTA. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 881–886. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.42104

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free