KETIDAKSADARAN GABRIEL POSSENTI SINDHUNATA DALAM NOVEL MENYUSU CELENG 2019: SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA

  • Krismadana S
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketidaksadaran pengarang dengan mengambil objek kajian yaitu sebuah novel Menyusu Celeng 2019 karya Gabriel Possenti Sindhunata dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah mengenai ketidaksadaran pengarang yang terbentuk melalui kondensasi, pengalihan, dan simbolisasi yang terdapat dalam novel Menyusu Celeng 2019. Pembatasan masalah pada penelitian ini terletak pada bahasa dalam novel Menyusu Celeng 2019 yang merepresentasikan bentuk hasrat dan kejiwaan pengarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dalam bentuk deskripsi interpretasi data dengan data dan sumber. Data diambil melalui karya sastra tersebut dan biografi pengarang yang terdapat pada artikel maupun melalui wawancara dengan pengarang. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah melalui bahasa metafora dan metonimi yang tertulis, yaitu dengan bentuk kondensasi, pengalihan, dan simbolisasi yang terdapat dalam novel Menyusu Celeng 2019. Melalui bentuk-bentuk tersebut, terdapat hasrat-hasrat terpendam pengarang yang memiliki ketertarikan kepada budaya, keberpihakannya kepada kaum miskin, dan bagaimana pengarang menggambarkan sifat buruk dari petinggi atau pemerintahan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Krismadana, S. D. (2020). KETIDAKSADARAN GABRIEL POSSENTI SINDHUNATA DALAM NOVEL MENYUSU CELENG 2019: SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA. Nuansa Indonesia, 22(2), 175. https://doi.org/10.20961/ni.v22i2.46119

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free