PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN STUNTING

  • Risnah R
  • Irwan M
  • Arafah S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting merupakan sebuah kondisi kegagalan pertumbuhan diakibatkan oleh kurang gizi secara kronis serta malnutrisi mulai dari masa hamil hingga usia kehamilan 24 bulan. Berakibat pada berbagai hal yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan anak pada jangka pendek dan jangka panjang.  Sulawesi barat menduduki peringkat kedua prevalensi stunting di Indonesia setelah Nusa tenggara timur. Sulawesi Barat menunjukkan bahwa Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan yang dalam skala nasional merupakan akibat faktor multidimensi. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Mempergunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) menunjukkan hasil bahwa penyuluhan kesehatan memberikan pengaruh terhadap perubahan pada pengetahuan terkait stunting. Implikasinya berupa pengetahuan yang baik akan menjadi bekal dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di masyarakat. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat bahwa penyuluhan kesehatan menggunakan pendekatan ABCD dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Risnah, R., Irwan, M., Arafah, S., Isriani, N., & Syikir, M. (2023). PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN STUNTING. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (NADIMAS), 2(1), 20–27. https://doi.org/10.31884/nadimas.v2i2.12

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free