Upacara Tujuh Bulanan (Tingkeban) Bagi Ibu Hamil Pada Masyarakat Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan

  • Khoiriyatul Layly Septi Wahyu Ningrum
  • I Wayan Arsana
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi masyarakat Upacara Tujuh Bulanan (Tingkeban) ibu hamil masyarakat Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Lamongan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui makna dari Upacara Tingkeban bagi Masyarakat Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Kota Lamongan; 2) Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan apa saja yang terkandung di dalam pelaksanaan Upacara Tingkeban di Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Kota Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Upacara Tujuh Bulanan (Tingkeban) merupakan upacara yang dilaksanakan pada usia kehamilan 7 bulanan. Tradisi Upacara Tujuh Bulanan (Tingkeban) bagi ibu hamil ini mengandung nilai-nilai pendidikan dalam kehidupan masyarakat Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Kota Lamongan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khoiriyatul Layly Septi Wahyu Ningrum, & I Wayan Arsana. (2022). Upacara Tujuh Bulanan (Tingkeban) Bagi Ibu Hamil Pada Masyarakat Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(1), 193–205. https://doi.org/10.36456/p.v2i1.5851

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free