Peran Media Sosial Dalam Proses Demokrasi: Analisis Peran Dan Dampak Media Sosial Dalam Kegiatan Kampanye Pemilu Presiden Tahun 2019

  • Nurcahyani N
  • Nurhaliza S
  • Febriyanti A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

With the 2019 elections, social media has emerged as a highly effective tool for shaping public perceptions and attitudes towards both competitors. But it is important to remember that social media also has negative effects. Most social media users usually only see content that supports their own opinions. Moreover, the ability of voters to make informed decisions is hampered by the spread of chaos and misleading information, which is a significant problem. The aim of this research is to determine the influence and function of social media in the campaign process. Qualitative research emphasizes interpretation and understanding of social contexts, while secondary data is used to detail existing data from various sources, such as journals, websites, and photos relevant to research topics. The data collection technique chosen is documentation, with data analysis involving drawing conclusions from collected data. Keywords: Democracy, Campaigns, Social MediaSehubungan dengan pemilu 2019, media sosial telah muncul sebagai alat yang sangat efektif untuk membentuk persepsi publik dan sikap terhadap kedua pesaing. Tetapi penting untuk diingat bahwa media sosial juga memiliki efek negatif. Sebagian besar pengguna media sosial biasanya hanya melihat konten yang mendukung pendapat mereka sendiri. Selain itu, kemampuan pemilih untuk membuat keputusan yang beralasan terhambat oleh penyebaran kekacauan dan informasi yang menyesatkan, yang merupakan masalah yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh dan fungsi media sosial dalam proses kampanye. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan data sekunder. Penelitian kualitatif menekankan interpretasi dan pemahaman konteks sosial, sedangkan data sekunder digunakan untuk merinci data yang sudah ada dari berbagai sumber, seperti jurnal artikel, website, dan foto yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data yang dipilih adalah dokumentasi, dengan analisis data yang melibatkan penarikan kesimpulan dari data yang terkumpul. Kata Kunci: Demokrasi, Kampanye, Media Sosial

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurcahyani, N., Nurhaliza, S. T., Febriyanti, A., & Lukman, F. (2023). Peran Media Sosial Dalam Proses Demokrasi: Analisis Peran Dan Dampak Media Sosial Dalam Kegiatan Kampanye Pemilu Presiden Tahun 2019. Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 6(2), 24–34. https://doi.org/10.23969/paradigmapolistaat.v6i2.11602

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free