Abstract
ABSTRAKIntelijen negara harus dapat dipercaya, profesional, tidak memihak, dan tidak memihak karena mereka merupakan garis pertahanan pertama dalam deteksi dini dan peringatan dini sistem keamanan nasional dari semua ancaman, baik yang nyata maupun yang dibayangkan. Direktorat Jenderal Imigrasi adalah lembaga negara yang bertugas menjaga kedaulatan negara, menegakkan hukum, dan melaksanakan tugas intelijen. Sebagai bagian dari tugasnya, ia dapat meminta informasi kepada masyarakat atau organisasi pemerintah lainnya dalam rangka menjalankan fungsinya. Menemukan dan membuat katalog peraturan perundang-undangan serta mencari bahan pustaka (tulisan dan karya ilmiah) dan sumber hukum lainnya yang relevan dengan masalah hukum adalah contoh strategi penelitian yang digunakan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan dari proses deteksi dini yang dilakukan melalui berbagai tahapan pengolahan data WNA dan juga analisis yang mendalam untuk menghasilkan informasi yang akurat dan terintegrasi dalam Sistem Manajemen Informasi Keimigrasian, daripada hanya menggunakan produk informasi improvisasi (SIMKIM).
Cite
CITATION STYLE
Hutagalung, G. A. M., Adhyatma, M. R., & Putri, S. M. (2023). IMPLIKASI KERJASAMA KEIMIGRASIAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA INTELIJEN KEIMIGRASIAN. Jurnal Yustisiabel, 7(2), 157–169. https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v7i2.2014
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.