Abstract
Kemampuan komunikasi persuasif menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki para politisi perempuan yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif pada saat kampanye politik. Inti dari kampanye politik adalah membujuk calon pemilih. Penyampaian kampanye politik yang tepat menjadi salah satu cara untuk menarik hati pemilih. Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi persuasif yang dilakukan oleh para calon anggota legislatif perempuan di kampanye politik Pemilu 2024. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teori fenomenologi. Subjek penelitian adalah para politisi perempuan yang tergabung dalam organisasi dan partai politik yang ada di jawa barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa caleg perempaun jawa barat lebih menekankan pada komunikasi langsung dengan konstituen mereka. Pola Komunikasi Persuasif yang dilakukan adalah persuasi emosional yakni mouth to mouth melalui dialog langsung yang berkelanjutan serta melalui optimalisasi organisasi dan pengkaderan.
Cite
CITATION STYLE
Kristina, D. (2024). Komunikasi Persuasif Calon legislatif Perempuan pada Kampanye Pemilu 2024 (Studi fenomenologi pada Caleg Perempuan di Jawa Barat). JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL, 6(1), 168–173. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i1.3284
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.