Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader dalam pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Jumlah informan 9 orang terdiri dari 3 orang kader, 1 orang ketua RW 3 Ranontai, 1 orang pemegang program Posbindu PTM, 4 orang pengguna Posbindu PTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Posbindu PTM dilaksanakan sesuaidengan kemampuan dan kondisi yang ada. Pelaksanaan Posbindu PTM di RW 3 Ranontaikelurahan Pantoloan Boya belum berjalan secara optimal, hal ini akibatadabeberapa peran kader belum sesuai dengan standar oprasional, dimana kader dalam melakukan pemantauan faktor resiko PTM, konseling dan pencatatatan belum sesuai dengan petunjuk teknis Posbindu PTM, serta kurangnya koordinasi dari ketua RW 3 Ranontai setempat dalam melaksanakan kegiatan Posbindu PTM. Penelitian ini menyarankan, Puskesmas Pantoloan untuk memberikan kemudahan akses terhadap kader dalam membantu masyarakat dan memberikan pelatihan kepada kader sesuai dengan petunjuk teknis Posbindu PTM.
Cite
CITATION STYLE
Nureni, Munir Salham, & Finta Amalinda. (2020). Peran Kader dalam Pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit tidak Menular (Posbindu Ptm) di Rw 3 Ranontai, Kelurahan Pantoloan Boya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 3(3), 139–145. https://doi.org/10.56338/jks.v3i3.1705
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.