STUDI SOSIAL POTENSI ENERGI PANAS BUMI DI KABUPATEN BANTUL

  • Ginting F
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kebutuhan energi di Indonesia khususnya energi listrik semakin meningkat seiring dengan perkembangan perekonomian dan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia. Di sisi lain, beberapa daerah di Indonesia belum mendapatkan pasokan energi listrik yang cukup. Walaupun energi listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan vital untuk kehidupan sehari-hari, namun tidak semua orang dapat menikmati energi listrik. Pemandian Air Panas Parangwedang terletak di dusun Mancingan, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Sumber air panas yang dihasilkan mengandung mineral terbesar antara lain Na (natrium), Cl (clorida), dan Mg (magnesium). Dalam pengembangan dan pengelolaan panas bumi di kawasan permukiman penduduk perlu dilakukan sosialisasi. Hal ini dilakukan karena pemahaman masyarakat yang berbeda-beda sehingga tidak menimbulkan penolakan.Diperlukan studi sosial untuk melihat kesiapan masyarakat di sekitar daerah Parangwedang jika dibangun pembangkit listrik tenaga panas bumi. Kearifan lokal yang ada di masyarakat dalam mengelola dan memanfaakan potensi panas bumi agar tidak berbenturan dengan pemanfaatan yang sudah ada yaitu di bidang pariwisata.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ginting, F. (2017). STUDI SOSIAL POTENSI ENERGI PANAS BUMI DI KABUPATEN BANTUL. Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 5(1), 13. https://doi.org/10.31289/publika.v5i1.1167

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free