Abstract
Secara empiris tanaman selada air berpotensi sebagai sayuran yang kaya antioksidan, namun belum ada pengkajian potensi aktivitas antioksidan hasil maserasi simplisia selada air dengan pelarut kombinasi air-etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi rendemen dan aktivitas antioksidan (nilai IC50) hasil maserasi simplisia selada air menggunakan pelarut kombinasi etanol-air. Metode penelitian ini adalah penentuan rendemen dan nilai IC50 menggunakan metode DPPH dari hasil maserasi simplisia selada air menggunakan pelarut kombinasi air-etanol (96, 70, 30 dan 0%). Rendemen hasil maserasi simplisia selada air dengan pelarut kombinasi air-etanol (96, 70, 30 dan 0%) berturut-turut adalah 9,25±1,62%, 15,63±1,25%, 23,63±2,38%, dan 19,99±3,82%. Nilai IC50 berturut-turut adalah 613,77±1,90 ppm, 190,892±5,41 ppm, 350,78±1,77 ppm, dan 2418,59±137,80 ppm. Kesimpulan penelitian ini, rendemen hasil maserasi yang optimal ditunjukkan pada pelarut kombinasi air-etanol 30% (23,63%) dan nilai IC50 yang optimal ditunjukkan pada pelarut kombinasi air-etanol 70% (190,892 ppm).
Cite
CITATION STYLE
Amanda, K. T., & Raharjo, S. J. (2022). Potensi Antioksidan Ekstrak Kombinasi Air-Etanol Pada Simplisia Selada Air (Nasturtium officinale R. Br). PHARMADEMICA : Jurnal Kefarmasian Dan Gizi, 1(2), 40–46. https://doi.org/10.54445/pharmademica.v1i2.13
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.