Abstract
Kebiasaan merokok merupakan salah satu penyebab utama kematian pada orang dewasa di seluruh dunia. Merokok akan berpengaruh besar terhadap peningkatan kadar kolesterol yang akan menimbulkan masalah kesehatan, antara lain penyakit jantung koroner, trombosis koroner, kanker, bronkitis atau radang laring, dan kematian janin. Hal ini disebabkan oleh zat-zat yang terkandung dalam rokok seperti nikotin, karbon monoksida, tar, dan bahan kimia lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kolesterol total pada perokok aktif di Banjar Bekul Kecamatan Denpasar Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pemeriksaan kadar kolesterol total dilakukan dengan metode POCT (Point of care testing) pada sampel darah kapiler dari 30 responden. Hasil pemeriksaan kadar kolesterol total pada perokok aktif dalam kategori normal sebanyak 56,7%, batas risiko tinggi sebanyak 13,3%, risiko tinggi sebanyak 30,0%. Kadar kolesterol total yang melebihi batas normal paling banyak ditemukan pada kelompok umur 30 (33,3%), jumlah batang rokok per hari kategori perokok berat dan perokok sedang keduanya (20,0%), dan lama merokok 10 (30,0%).
Cite
CITATION STYLE
Sastriani, Y., Rinawati, L. P., & Sarihati, I. G. A. D. (2023). GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PEROKOK AKTIF DI BANJAR BEKUL,DENPASAR SELATAN. JURNAL SKALA HUSADA : THE JOURNAL OF HEALTH, 20(1), 8–12. https://doi.org/10.33992/jsh:tjoh.v20i1.2520
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.