Development of Interactive Multimedia based on Problem-Based Learning to Improve IPAS Learning Outcomes

  • Adhana H
  • Andriani A
N/ACitations
Citations of this article
72Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This research is an R&D (Research and Development) study with the Borg and Gall model. This research is motivated by the fact that teachers have not been optimal in using technology-based learning media and innovative learning models. This causes the low learning outcomes of grade V students on the material of the human digestive system. This research aims to develop media design, test the feasibility, and test the effectiveness of interactive multimedia based on problem-based learning. The techniques used in data collection are tests and non-tests (observation, interviews, questionnaires, and documentation). The results showed that (1) interactive multimedia was developed using the Canva application with components including cover, main menu, instructions, problem-based learning-based material, games, evaluation, and developer profile; (2) product feasibility from media experts 93.75%, material experts 92.5%, student responses 97.27%, and teacher responses 98.75% with very feasible criteria; (3) effectiveness seen from the increase in learning outcomes of 19.4948 and sig. (2-tailed) value of 0.000 which shows there is a significant difference in students before and after using interactive multimedia. The N-Gain test obtained was 0.4911 which showed medium criteria. The conclusion of this study states that interactive multimedia based on problem-based learning has been successfully developed, feasible, and effective in improving the learning outcomes of human digestive system IPAS of fifth-grade students of SD N 1 Ngadirejo Temanggung.Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) dengan model Borg and Gall. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru belum optimal dalam menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi dan model pembelajaran yang inovatif. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain media, menguji kelayakan dan menguji keefektifan multimedia interaktif berbasis problem based learning. Teknik yang  digunakan dalam pengumpulan data berupa tes dan non tes (observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) multimedia interaktif dikembangkan menggunakan aplikasi canva dengan komponen diantaranya cover, menu utama, petunjuk, materi berbasis problem based learning, permainan, evaluasi, dan profil pengembang; (2) kelayakan produk dari ahli media 93,75%, ahli materi 92,5%, tanggapan peserta didik 97,27% dan tanggapan guru 98,75% dengan kriteria sangat layak; (3) keefektifan dilihat dari peningkatan hasil belajar sebesar 19,4948 dan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif. Uji N-Gain diperoleh sebesar 0,4911 yang menunjukkan kriteria sedang. Simpulan penelitian ini menyatakan multimedia interaktif berbasis problem based learning berhasil dikembangkan, layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS sistem pencernaan manusia peserta didik kelas V SD N 1 Ngadirejo Temanggung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adhana, H. M., & Andriani, A. E. (2024). Development of Interactive Multimedia based on Problem-Based Learning to Improve IPAS Learning Outcomes. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(9), 6737–6745. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i9.7588

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free