Abstract
Penyuluhan dan pelatihan pada kelompok usaha ikan salai lele dan kerupuk ikan bertujuan memahami Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) yang merupakan faktor penting untuk memenuhi standar mutu berguna bagi kelangsungan hidup industri pangan, baik yang berskala kecil, sedang, maupun yang berskala besar. Melalui CPPB ini industri pangan dapat menghasilkan pangan yang bermutu, layak dikonsumsi dan aman bagi kesehatan. Ada 3 metode pendekatan yang dilakukan yaitu: metode penyuluhan meliputi: CPPB untuk meningkatkan keamanan pangan, mutu pangan dan umur simpan produk. Metode pelatihan meliputi: pembuatan produk ikan salai dan kerupuk ikan, metode pendampingan: pengurusan izin Usaha dan Produksi ke Dinas Kesehatan. Hasil penyuluhan dan pelatihan bahwa permasalahan cerobong asap sudah direnovasi, sehingga asap yang muncul saat pembakaran sudah dibuang keluar ruangan. Telah dilakukan penyuluhan CPPB- IRT dan manajemen wirausaha mikro terpadu untuk kedua mitra, telah dilaksanakan penyuluhan penanganan, pengolahan ikan segar, penyimpanan ikan dan membantu pembuatan desain kemasan kerupuk dan pelabelan. Membantu pengurusan izin P-IRT dari Dinas Kesehatan. Target yang hendak dicapai pada produk ikan salai dan kerupuk ikan harus memenuhi (SNI 1992) ikan asap dan (SNI 1999) kerupuk ikan.
Cite
CITATION STYLE
Sukmiwati, M., Sari, N. I., & Dahlia, D. (2019). IbM kelompok usaha ikan salai lele dan kerupuk ikan. Unri Conference Series: Community Engagement, 1, 639–644. https://doi.org/10.31258/unricsce.1.639-644
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.