Abstract
IPM mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Ketimpangan atau disparitas IPM di antarkabupaten/kota di Provinsi Papua tercatat menjadi yang paling tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini membahas mengenai pemodelan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua pada tahun 2022 dengan menggunakan metode analisis regresi spasial. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini mencakup analisis deskriptif dan analisis inferensia. Pada analisis deskriptif, dilakukan gambaran umum terkait variabel dengan menggunakan histogram dan peta tematik. Pada analisis inferensia, dilakukan pengecekan autokorelasi spasial dan didapati autokorelasi dengan uji Moran’s I. Selanjutnya, dilakukan uji Spatial Error Model (SEM) sehingga diperoleh bahwa variabel yang signifikan berpengaruh terhadap IPM adalah PDRB dan persentase penduduk miskin.
Cite
CITATION STYLE
Haya, A. (2024). Pemodelan Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Papua Tahun 2022 Menggunakan Analisis Regresi Spasial. Media Edukasi Data Ilmiah Dan Analisis, 7(01), 60–71. https://doi.org/10.64679/median.v7i01.93
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.