Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Suhaid

  • Aghadiati F
  • Ardianto O
  • Wati S
N/ACitations
Citations of this article
230Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting merupakan keadaan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang didasarkan pada indeks panjang badan menurut umur atau tinggi badan menurut umur kurang dari -2 standar deviasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian stunting adalah tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 responden. Pengambilan sampel dilakukan di 11 desa pada ibu yang memiliki balita stunting melalui wawancara dengan alat bantu kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan data yaitu tingkat pengetahuan ibu tentang gizi pada balita usia 24-60 bulan sebanyak 67,7% dengan pengetahuan kurang dan 32,3% dengan pengetahuan baik. Terdapat 20,9% balita pendek dengan ibu pengetahuan baik dan 11,2% balita sangat pendek dengan ibu pengetahuan baik. Terdapat 14,5% balita pendek dengan ibu pengetahuan kurang dan 53,2% balita sangat pendek dengan ibu pengetahuan kurang. Hasil analisis uji chi square menunjukkan bahwa adanya hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p=0,001 (p

Cite

CITATION STYLE

APA

Aghadiati, F., Ardianto, O., & Wati, S. R. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Suhaid. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 9(1), 130. https://doi.org/10.33143/jhtm.v9i1.2793

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free