Hakikat Manusia Dalam Kehidupan Beragama Untuk Mencapai  Predikat “Insan Kamil” (Perspektif Pemikiran Ibnu Arabi)

  • Suhada S
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas hakikat manusia dalam kehidupan Beragama untuk mencapai predikat insan kamil dengan perspektif pemikiran ibnu Arabi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini menjelaskan bahwa sejatinya proses dari pembentukan pribadi manusia memerlukan proses yang panjang dengan berbagai aspek yang ada dalam hakikat manusia serta penerapan konsep insan kamil dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga nantinya peran manusia dalam menjalankan kehidupan beragama tidak menjadi sia-sia dan dapat membentuk sebuah pribadi yang sholeh, pribadi yang memiliki sikap dan tindakannya yang mempunyai nilai-nilai keislaman yang datang dari Allah SWT melalui Nabi Muhammad Saw sebagai suri tauladan umat islam dalam pembentukan akhlak dan karakter manusia yang mulia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa esensi jiwa dalam manusia dalam proses pemurnian diri harus didasari dengan nilai-nilai keagamaan dan unsur estetika dalam kehidupan umat beragama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhada, S. A. (2025). Hakikat Manusia Dalam Kehidupan Beragama Untuk Mencapai  Predikat “Insan Kamil” (Perspektif Pemikiran Ibnu Arabi). Jurnal Peradaban, 5(1), 13–23. https://doi.org/10.51353/afpg9h91

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free