Abstract
Masyarakat Desa Pugeran, Kabupaten Mojokerto memiliki masalah pada sampah. Salah satunya adalah limbah kulit bawang yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu diketahui bawang merah dan bawang putih memiliki kandungan senyawa yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman begitupun kulitnya. Limbah kulit bawang dapat dimanfaatkan sebagai POC dan pestisida. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam pemanfaatan limbah bawang sebagai POC dan pestisida untuk tanaman. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara observasi lapangan dan pengumpulan data dengan menggunakan metode rekayasa sosial untuk memperoleh data dari target sasaran yaitu para petani di Desa Pugeran. Kegiatan PKM terdiri atas tahap analisis situasi sampai pendampingan pembuatannya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat membuat POC, pestisida dan pupuk kompos dari limbah kulit bawang secara berkelanjutan karena jauh lebih aman, lebih terjangkau, alat dan bahannya juga mudah ditemukan.
Cite
CITATION STYLE
Wibowo, S. A., Tama, M. I., Ametilok, M. P. P., Reandi, A. R. D., & As Syukri, K. A. (2023). Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Pestisida Dari Bawang Putih dan Limbah Kulit Bawang di Desa Pugeran, Kabupaten Mojokerto. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 3(1), 161–170. https://doi.org/10.33086/snpm.v3i1.1244
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.