Runtuhnya Sebuah Bangsa Besar: Pelajaran Dari Bangsa ‘Ad

  • Hakim A
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di antara gagasan-gagasan Qur’ani yang seringkali disalahpahami adalah konsep sunnatullah. Term ini secara umum dipahami sebagai ketentuan atau ketetapan Allah yang tidak akan mengalami perubahan, dan dikaitkan dengan keteraturan alam raya, seperti  perjalanan matahari, perputaran siang dan malam, hujan turun dari langit, air mengalir ke tempat yang lebih rendah, dan sebagainya. Sementara kebalikannya, yakni bencana alam, seringkali disebut takdir. Padahal, ayat-ayat tentang sunnatullah semuanya terkait dengan prilaku manusia dalam kehidupan sosialnya. Atau bisa dikatakan sunnatulah sejatinya hukum Allah yang berlaku di kehidupan masyarakat (hukum kemasyarakatan). Karena itu, penelitian ini akan membahas persoalan tersebut dengan menggunakan metode maudhû’î (tematik). Kaidah yang diterapkan adalah min an-nȃsh ila al-wȃqi’ (dari teks menuju konteks). Sebagai laboratoriumnya, diangkat salah satu kisah, yaitu Kaum Ád. Paling tidak ada dua sasaran, yaitu 1) mendapatkan pemahaman secara benar dan komprehensip tentang sunnatullah, 2) mengoreksi pemahaman kognitif seseorang, jika ternyata ia tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Al-Qur’an.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hakim, A. H. (2020). Runtuhnya Sebuah Bangsa Besar: Pelajaran Dari Bangsa ‘Ad. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 19(1), 75–96. https://doi.org/10.15408/kordinat.v19i1.17175

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free