Analisa Hasil Forensik Penerapan Manajemen Waktu pada Proyek Jalan Di Ruas Rancapanggung – Sarinagen Kabupaten Bandung Barat

  • Nurwahyono
  • Antono Damayanto
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Time management is a crucial process to ensure projects are completed on time, which focuses on planning and scheduling project activities to make them faster and more efficient. This research explores the application of time management in the Road construction project in Rancapanggung - Sarinagen, West Bandung Regency, implemented by PT Basuki - Lesindo, KSO. The purpose of this study is to identify and understand the factors that hinder time management and the dominant factors that influence it. The research method used a quantitative approach through questionnaires to 21 respondents, followed by descriptive analysis and ranking of respondents, and validation through interviews. The results showed four main barriers in the implementation of time management, insufficient number of work tools (dominant factor with 44.5%), inappropriate construction methods (43%), lack of communication and coordination among the project implementation team (41.5%), and materials that are damaged or not according to specifications (41.4%). The most dominant factor in the delay was the insufficient number of work tools, indicating the importance of adequate resource allocation.Manajemen waktu merupakan proses krusial untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, yang terfokus pada perencanaan dan penjadwalan kegiatan proyek agar lebih cepat dan efisien. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan manajemen waktu dalam proyek konstruksi Jalan di Ruas Rancapanggung – Sarinagen, Kabupaten Bandung Barat, yang dilaksanakan oleh PT. Basuki - Lesindo, KSO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami faktor-faktor yang menghambat manajemen waktu serta faktor dominan yang berpengaruh. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner kepada 21 responden, diikuti dengan analisis deskriptif dan perangkingan responden, serta validasi melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan empat hambatan utama dalam penerapan manajemen waktu, yaitu jumlah alat kerja yang tidak mencukupi (faktor dominan dengan 44,5%), metode konstruksi yang kurang tepat (43%), kurangnya komunikasi dan koordinasi antar tim pelaksana proyek (41,5%), dan material yang rusak atau tidak sesuai spesifikasi (41,4%). Faktor paling dominan dalam keterlambatan adalah jumlah alat kerja yang tidak mencukupi, menunjukkan pentingnya alokasi sumber daya yang memadai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurwahyono, & Antono Damayanto. (2025). Analisa Hasil Forensik Penerapan Manajemen Waktu pada Proyek Jalan Di Ruas Rancapanggung – Sarinagen Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu Dan Aplikasi Teknik, 23(2), 140–145. https://doi.org/10.55893/jt.vol23no2.651

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free