Hubungan Pengelolaan Higiene Sanitasi Makanan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Posyandu Balong Lor Kelurahan Potorono

  • Sulistiani
  • Triani Rahmadewi
  • Kustiningsih
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di Indonesia. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian diare adalah rendahnya penerapan higiene dan sanitasi makanan di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengelolaan higiene sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita di Posyandu Balong Lor, Kelurahan Potorono. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 45 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengelolaan higiene sanitasi makanan yang buruk (60%), dan sebagian besar balita mengalami diare dalam enam bulan terakhir (62,2%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengelolaan higiene sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita (p = 0,045, p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengelolaan higiene sanitasi makanan, maka semakin rendah risiko balita mengalami diare.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sulistiani, Triani Rahmadewi, & Kustiningsih. (2025). Hubungan Pengelolaan Higiene Sanitasi Makanan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Posyandu Balong Lor Kelurahan Potorono. Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 108–117. https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.122

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free