Abstract
Cekungan Jawa Timur bagian utara merupakan salah satu cekungan penghasil hidrokarbon di Indonesia dengan lapisan batuan induk yang tebal dan menarik untuk dipelajari sebagai potensi reservoar nonkonvensional di masa mendatang. Integrasi analisis data sumur dan inversi seismik digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik batuan induk dalam penelitian ini. Analisis data sumur dapat memberikan informasi litologi pada formasi pembawa batuan induk hidrokarbon, yaitu serpih Formasi Prupuh, serpih Formasi Kranji, dan batugamping Formasi Ngimbang. Data log juga dapat memberikan informasi prediksi nilai Brittleness Index (BI) dan Total Organic Carbon (TOC) di zona target. Regresi linier digunakan untuk menyebarkan BI, porositas, dan TOC pada data seismik. Untuk membantu proses penyebaran nilai TOC dan BI pada parameter seismik, inversi Acoustic Impedance (AI) dilakukan dengan menggunakan metode model based hard constraint untuk memprediksi distribusi AI. Hasil studi ini menunjukkan bahwa zona target merupakan zona potensial dengan kategori menengah hingga potensial dari distribusi TOC 1,5%-2,2%, BI 0,2-0,46, dan porositas 0,03-0,15. Data inversi seismik juga membantu penyebaran parameter petrofisika pada kondisi lateral yang baik mengikuti persebaran horizon batuan induk serpih.
Cite
CITATION STYLE
Airlangga, F., Handoyo, H., Irawati, S. M., & Wibowo, A. S. (2024). KARAKTERISASI BATUAN INDUK HIDROKARBON DAN RESERVOAR NONKONVENSIONAL DI CEKUNGAN JAWA TIMUR BAGIAN UTARA. Buletin Sumber Daya Geologi, 19(3), 173–185. https://doi.org/10.47599/bsdg.v19i3.435
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.