Pemberdayaan Remaja untuk Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Program SAMBA (Bersama Remaja Tuban Bangun Bangsa)

  • Prasetyo B
  • Prasetyo M
  • 'Izza A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pernikahan dini pada remaja memiliki dampak serius pada kesehatan, sosial dan ekonomi, dengan kelompok berpendidikan rendah atau status ekonomi rendah paling rentan. Remaja yang menikah dini berisiko tinggi mengalami komplikasi kehamilan, persalinan, serta masalah kesehatan mental. Kehamilan dini atau di luar nikah merupakan penyebab utama pernikahan dini pada remaja yang membawa risiko kesehatan dan memerlukan intervensi yang komprehensif. Tingginya pernikahan dini dan kehamilan remaja di pedesaan Indonesia berdampak negatif pada perkembangan fisik, hormonal, psikologis remaja, serta meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan bayi. Kurangnya pengetahuan reproduksi dan kontrol seksual pranikah remaja memerlukan intervensi komunitas untuk mengatasi masalah ini. Kabupaten Tuban menjadi fokus program edukasi reproduksi karena tingginya pernikahan dini. Program ini memberikan edukasi komprehensif dan partisipatif kepada remaja, termasuk melalui modul GACHA yang interaktif dan pemilihan kader remaja untuk mencegah perilaku berisiko.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prasetyo, B., Prasetyo, M. R., ’Izza, A., Khairunnisa, Z. D., Cahyaningtyas, F. E., Rizal, M. M., … Rukmini, R. (2024). Pemberdayaan Remaja untuk Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Program SAMBA (Bersama Remaja Tuban Bangun Bangsa). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), 4860–4867. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1770

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free