Abstract
Artikel ini mengulas integrasi nilai-nilai karakter pada kegiatan pembelajaran mata pelajaran umum di Madrasah, pendekatan ini menunjukkan pentingnya perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terstruktur, dan evaluasi yang berkelanjutan. Proses perencanaan melibatkan upaya kolektif dan individual oleh guru-guru mata pelajaran, serta dukungan melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), yang bertujuan mencapai kesepakatan dan keselarasan dalam tujuan pembelajaran. Tulisan ini menggunaka penelitian kepustakaan dengan metode analisis deskriptif. Tahap pelaksanaan pembelajaran dibagi menjadi tiga bagian utama: kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup, memungkinkan penerapan nilai-nilai karakter secara efektif dalam proses pembelajaran sehari-hari. Evaluasi berkelanjutan menggunakan instrumen penilaian diri dengan skala nominal memberikan analisis komprehensif terhadap pencapaian nilai karakter siswa. Pendekatan integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran mata pelajaran umum di Madrasah memerlukan tiga aspek utama: perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terstruktur, dan evaluasi yang berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan dan efektivitas proses pembelajaran. Pendekatan ini bukan hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter siswa yang seimbang, memungkinkan mereka untuk tumbuh menjadi individu yang berintegritas dan memiliki nilai moral yang kuat. Dengan demikian, pendekatan ini dapat membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang holistik dan bermakna di Madrasah.
Cite
CITATION STYLE
Junus, N. (2024). DESAIN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENGEMBANGAN AGAMA ISLAM KE ARAH INTEGRATIF INTERDISIPLINER. EDUCATOR (DIRECTORY OF ELEMENTARY EDUCATION JOURNAL), 5(1), 49–63. https://doi.org/10.58176/edu.v5i1.1536
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.