Pengaruh Etnosentrisme terhadap Persatuan di Indonesia

  • Permana M
N/ACitations
Citations of this article
331Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan negara kesatuan yang penuh dengan keanekaragaman, yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan, dan lain-lain. Indonesia dikenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dimana kata ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda- beda tetapi tetap satu”. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan. Dengan adanya keberagaman yang ada di Indonesia tentunya akan menimbulkan persatuan yang kuat, namun tak jarang juga akan menimbulkan perpecahan. Ini terjadi jika setiap masyarakat daerah menganggap bahwa kebudayaan daerahnya lebih baik dari budaya daerah lainnya. Hal tersebut dikenal dengan etnosentrisme, etnosentrisme sendiri tidak hanya mengenai budaya namun bisa juga mengenai agama, suku, dan ras. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh etnosentrisme terhadap persatuan di Indonesia dimasa pandemi serta solusi mengenai masalah etnosentrisme tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Permana, M. H. (2021). Pengaruh Etnosentrisme terhadap Persatuan di Indonesia. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(5), 163–172. https://doi.org/10.56393/decive.v1i5.1704

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free