Abstract
Kelelahan mata merupakan gangguan mata yang muncul karena kerasnya otot-otot mata bekerja, yang dapat terjadi karena terlalu lama melihat benda yang berjarak dekat. Menurut World Health Organization (WHO), prevalensi kelelahan mata di dunia sekitar 40-90%. Salah satu kegiatan yang sering menyebabkan kelelahan mata adalah penggunaan komputer. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh faktor pekerja dan faktor lingkungan, serta akan menimbulkan keluhan yakni sakit kepala, penglihatan tidak jelas, mata perih, dan beberapa gejala lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan komputer dengan kelelahan mata pada pegawai Bank BPD Cabang Utama Denpasar. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 hingga Februari 2023 dengan metode cross sectional. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan purposive sampling dan didapatkan 88 responden pegawai Bank BPD Cabang Utama Denpasar. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Visual Fatigue Index (VFI). Data yang telah diperoleh akan diolah dengan uji chi-square (p < 0,05). Hasil studi ini didapatkan prevalensi durasi penggunaan komputer ≤ 4 jam (12,5%), dan > 4 jam (87,5%). Prevalensi kelelahan mata adalah 67%. Berdasarkan uji chi-square didapatkan p-value = 0,021 sehingga bisa disimpulkan bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan komputer dengan kelelahan mata pada pegawai bank BPD Cabang Utama Denpasar. Berdasarkan hasil yang diperoleh, perusahaan perlu melakukan evaluasi terkait durasi kerja sehingga dapat meminimalisir terjadinya kelelahan mata untuk memingkatkan kenyamanan bekerja.
Cite
CITATION STYLE
Ni Made Adinda Sadhana Pramadani, Ni Wayan Rusni, & Ni Luh Putu Eka Kartika Sari. (2024). Hubungan antara Durasi Penggunaan Komputer dengan Kelelahan Mata pada Pegawai Bank BPD Cabang Utama Denpasar. Aesculapius Medical Journal, 4(1), 9–15. https://doi.org/10.22225/amj.4.1.2024.9-15
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.