Abstract
Budidaya garam di Desa Disanah telah menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian lokal, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi garam dan kesejahteraan masyarakat. Artikel ini menganalisis dampak budidaya garam terhadap produksi dan perekonomian desa, serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya. Penelitian menunjukkan bahwa produksi garam meningkat sebesar 30% dalam lima tahun terakhir, berkat penerapan teknologi sederhana dan manajemen yang lebih baik. Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat meningkat sebesar 15%, menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, tantangan seperti perubahan iklim dan akses terhadap teknologi modern masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang meliputi pelatihan, akses modal, dan sistem pemasaran yang lebih baik untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan produksi garam di Desa Disanah.
Cite
CITATION STYLE
Khorofi, M., Rohman, R., & Toha, Moh. (2024). ANALISIS BUDIDAYA GARAM TERHADAP PRODUKSI GARAM DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN DESA DISANAH. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 33–45. https://doi.org/10.35127/alkhidmah.v5i1.7804
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.