PENDAMPINGAN SANGGAR SENI DESA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI DESA PAPPANDANGAN, POLMAN, SULAWESI BARAT

  • Rahayu A
  • Sukmawati S
  • Malik A
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pembentukan dan pengembangan Sanggar Seni Desa di Desa Pappandangan, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Desa ini memiliki kekayaan alam dan budaya yang potensial untuk dikembangkan menjadi desa wisata berbasis seni dan tradisi lokal. Melalui kolaborasi antara tim Matching Fund, pemerintah desa, BUMDes, dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, kegiatan ini difokuskan pada pembentukan struktur pengurus sanggar serta pendampingan penciptaan Tarian Pa’Bakkang Ulu. Tarian ini diangkat dari sejarah lokal tentang keberanian masyarakat dalam mempertahankan desa, yang secara simbolik menggambarkan praktik pemenggalan kepala musuh sebagai bentuk perlindungan wilayah dan kehormatan. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan koreografi, pelibatan pemuda, penciptaan kostum berbasis budaya, serta dokumentasi audiovisual. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan sanggar seni berperan penting dalam pemberdayaan pemuda, pelestarian budaya lokal, serta penguatan identitas desa. Tarian Pa’Bakkang Ulu kini menjadi representasi budaya yang potensial untuk dipromosikan dalam pengembangan pariwisata desa ke depan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, A., Sukmawati, S., & Malik, A. (2025). PENDAMPINGAN SANGGAR SENI DESA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI DESA PAPPANDANGAN, POLMAN, SULAWESI BARAT. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala, 4(4), 1259–1266. https://doi.org/10.51574/patikala.v4i4.3091

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free