DILEMA KEBIJAKAN PENANGANAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI YOGYAKARTA (STUDI KASUS PERDA DIY NO. 1 TAHUN 2014)

  • Mawaza J
  • Zaenuddin Z
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi serta menganalisis dilema kebijakan yang terjadi di dalam Peraturan Daerah DIY No. 1 Tahun 2014 Tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang analisis datanya dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Di dalam Peraturan Daerah tersebut terdapat strategi penanganan yang cukup dilematis yakni strategi koersif dan preventif. Strategi koersif di dalam Perda ini, memiliki pasal-pasal yang cukup kontroversial seperti pemidanaan terhadap pengemis dan orang-orang yang memberi uang atau barang. Artikel ini mencoba membandingkan antara strategi koersif dengan strategi preventif serta dianalisis manakah strategi yang lebih efektif di dalam menanggulangi pengemis dan gelandangan. Untuk mengetahui hal tersebut, tentunya artikel ini mencoba melihat sejauh mana implemetasi yang dilakukan atas kedua strategi tersebut

Cite

CITATION STYLE

APA

Mawaza, J. F., & Zaenuddin, Z. (2020). DILEMA KEBIJAKAN PENANGANAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI YOGYAKARTA (STUDI KASUS PERDA DIY NO. 1 TAHUN 2014). Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik, 15(2), 131. https://doi.org/10.20961/sp.v15i2.39754

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free