Penerapan Principal Component Analysis untuk Menentukan Faktor yang mempengaruhi Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue di Sumatera Utara

  • Harleni S
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit karena virus bawaan nyamuk Aedes melalui gigitannya. Dari hasil laporan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, jumlah kasus DBD berfluktuasi. Namun, dari tahun 2017 hingga 2019 jumlah kasus DBD meningkat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kasus DBD di Sumatera Utara berdasarkan data tahun 2020 menggunakan Principal Component Analysis. Principal Component Analysis merupakan teknik reduksi data multivariat dengan mengubah data menjadi sekumpulan kombinasi-kombinasi linier yang lebih sedikit, Namun mengambil hampir sebagian besar varians dari data awal. Dari 6 variabel bebas yaitu kepadatan penduduk, persentase kemiskinan, jumlah sarana kesehatan, jumlah tenaga kesehatan, persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak, dan persentase rumah kumuh, diperoleh dua variabel baru yaitu kondisi lingkungan (K1) dan kondisi perumahan (K2). Kondisi lingkungan (K1) dapat menjelaskan 3.512 dari total communalities dengan persentase keanekaragaman 58,538%. Sedangkan kondisi rumah (K2) menjelaskan 1.663 dari total communalities dengan persentase keragaman 27,718%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Harleni, S. (2022). Penerapan Principal Component Analysis untuk Menentukan Faktor yang mempengaruhi Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue di Sumatera Utara. Sepren, 4(01), 123–130. https://doi.org/10.36655/sepren.v4i01.788

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free