PELATIHAN BUDIDAYA SELADA MENGGUNAKAN SISTEM AQUAPONIK DI PKK KELURAHAN BENDANDUWUR KOTA SEMARANG

  • Prayitno R
  • Suharyono E
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Seiring berkembangnya jaman, berkurangnya lahan untuk budidaya maupun berkebun, pertumbuhan populasi yang semakin menigkat serta permintaan pangan yang terus melonjak. Kecamatan Gajahmungkur merupakan salah satu Kecamatan diKota Semarang yang pembangunan  untuk dijadikan perumahan semakin hari semakin meningkat. Budidaya aquaponik dapat membantu masyarakat untuk mengatasi ketahanan pangan dengan gabungan antara budidaya ikan dan tanaman. Tujuan pelaksanaan program budidaya aquaponik ini adalah untuk memberikan pandangan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan aquaponik karena sistem ini bisa dilakukandalam skala rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian ini yaitu memberikan solusi dan aplikasi teknologi aquaponik. Budidaya aquaponik ini menggunakan tanaman selada (Lactuca sativa L.) dan jenis ikan yang digunakan adalah ikan lele (Claris gariepinus). Hasil pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa prosedur pembuatan budidaya dan perawatan aquaponik sangat mudah, mulai dari alat dan bahan yang tidak sulit dicari sehingga pembuatan budidaya aquaponik tidak mengalami hambatan. Dan dalam perawatannya juga dapat dikontrol dengan baik. Dengan ini masyarakat dapat mempraktikkan langsung dan memenuhi kebutuhan protein hewani dan nabati, serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Diharapkan masyarakat juga dapat mengkonsumsi sayuran organik bebas akan bahan kimia

Cite

CITATION STYLE

APA

Prayitno, R. S., & Suharyono, E. (2023). PELATIHAN BUDIDAYA SELADA MENGGUNAKAN SISTEM AQUAPONIK DI PKK KELURAHAN BENDANDUWUR KOTA SEMARANG. JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka, 6(1), 41. https://doi.org/10.51213/jmm.v6i1.132

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free