Analisis Pemanfaatan Limbah Terak Nikel (Slag) sebagai Bahan Baku Pembuatan Shotcrete dan Penanganan Limbah Lumpur Nikel (Slurry) untuk Mengurangi Dampak Pencemaran Lingkungan

  • Tanjung A
  • Gonzales R
  • Seprianti A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
159Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cadangan nikel Indonesia tercatat sebesar 21 juta ton dan telah diproduksi 800.000 ton di tahun 2019.Tingginya angka produksi nikel berdampak pada besarnya jumlah limbah nikel. Pengolahan nikel menghasilkan limbah padat (slag) dan limbah cair (slurry). Produksi dalam bentuk slag nikel mencapai 13 juta ton per tahun. Sedangkan, untuk tailing slurry sebanyak 25,6 juta ton. Slag nikel sangat berpotensi untuk didaur ulang untuk berbagai kebutuhan terutama bahan konstruksi, karena secara kimia masih memiliki logam bermanfaat seperti nikel,tembaga dan kobalt. Selain itu, sekitar 70% slag nikel memiliki kandungan Silika 41,47%, Oksida besi 30,44% dan Alumina 2,58%. Berdasarkan studi literatur, diketahui bahwa slag nikel bisa dimanfaatkan sebagai bahan pengganti agregat untuk bahan baku pembuatan shotcrete. Dilain hal, ada limbah jenis slurry yang mesti dibuang ke tempat yang aman, beberapa perusahaan berencana untuk membuang limbah lumpur nikel ini ke dasar laut atau disebut Deep Sea Tailing Placement (DSTP). Namun, metode DSTP ini belum mendapat izin dari pemerintah karena dapat merusak ekosistem laut. Untuk itu, pada paper ini penulis menjabarkan keuntungan dan kekurangan antara metode DSTP dengan metode pembuangan tailing di darat. Sehingga, tulisan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan tambang yang hendak melakukan pembuangan tailing baik di darat atau di laut. Serta dapat menjadi acuan awal dalam mengembangkan pemanfaatan shotcrete di industri pertambangan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tanjung, A. A., Gonzales, R., Seprianti, A., & Izati, R. (2022). Analisis Pemanfaatan Limbah Terak Nikel (Slag) sebagai Bahan Baku Pembuatan Shotcrete dan Penanganan Limbah Lumpur Nikel (Slurry) untuk Mengurangi Dampak Pencemaran Lingkungan. Jurnal Migasian, 6(2), 11–22. https://doi.org/10.36601/jm.v6i2.214

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free