PENTINGNYA PENYELARASAN SPMI DAN SPME DALAM IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PERGURUAN TINGGI

  • . S
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM PT) merupakan standar pendidikan tinggi yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang memiliki siklus tentang Penetapan Standar Dikti, Pelaksanaan Standar Dikti, Evaluasi (pelaksanaan) standar Dikti,  Pengendalian (pelaksanaan) standar Dikti dan Peningkatan (pelaksanaan) standar Dikti yang disebut dengan PPEPP.  Sedangkan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang memiliki siklus Evaluasi Data dan Informasi, Penetapan Status Akreditasi dan Peringkat Terakreditasi, Pemantauan dan Evaluasi Status Akreditasi dan Peringkat Akreditasi yang disebut dengan EPP. SPMI diimplementasikan pada semua bidang kegiatan perguruan tinggi  yaitu Bidang Akademik, yang meliputi bidang pendidikan, bidang penelitian, Bidang  pengabdian kepada masyarakat; dan Bidang Non-Akademik yang meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, dan sarana dan prasarana. Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan pengembangan SPMI dan SPME didasarkan pada Standar Dikti memiliki siklus PPEPP dan metode Evaluasi dilakukan melalui Audit Mutu Internal (AMI), dengan demikian menghasilkan luaran / Output bahwa luaran penerapan SPMI oleh PT digunakan oleh BAN PT atau LAM PT untuk penetapan Status dan peringkat terakreditasi PT dan Program Studi.

Cite

CITATION STYLE

APA

. S. (2023). PENTINGNYA PENYELARASAN SPMI DAN SPME DALAM IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PERGURUAN TINGGI. JURNAL MATEMAR: MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI MARITIM, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.59225/matemar.v2i1.67

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free