PENGGUNAAN ANTIKOAGULAN PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK

  • Erlanda W
  • Karani Y
N/ACitations
Citations of this article
162Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Antikoagulan adalah terapi utama untuk pencegahan dan pengobatan akut dan jangka panjang dari berbagai macam tipe penyakit tromboemboli. Dalam klinis, penggunaan antikoagulan harus diperhatikan antara manfaat dan risiko yang ditimbulkannya, antara pencegahan kejadian tromboemboli dan risiko perdarahan terutama pada pasien dengan kondisi khusus seperti penyakit ginjal kronik (PGK). Sebagaimana kita ketahui pasien dengan penyakit ginjal kronik mengalami abnormalitas pada kaskade koagulasi. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa pada pasien PGK dapat terjadi 2 kejadian hemostatis yang berlawanan: perdarahan dan kecenderungan trombosis. Begitu juga dalam penggunaan agen antikoagulan dimana penyakit ginjal berhubungan dengan penurunan stabilitas antikoagulan, yang ditandai dengan penurunan yang signifikan pada TTR (time in therapeutic range) obat. Banyak antikoagulan yang diekskresikan melalui ginjal, sehingga perlu penyesuaian jenis dan dosis antikoagulan pada pasien dengan PGK untuk menghindari risiko terakumulasinya obat yang cenderung menimbulkan perdarahan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Erlanda, W., & Karani, Y. (2018). PENGGUNAAN ANTIKOAGULAN PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK. Jurnal Kesehatan Andalas, 7, 168. https://doi.org/10.25077/jka.v7i0.845

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free