Peran Orang Tua pada Anak dari Latar Belakang Keluarga Broken Home

  • Priska Adristi S
N/ACitations
Citations of this article
251Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat peranan orang tua bagi anaknya dimana keadaan keluarga mereka sedang tidak baik-baik saja atau bisa dikatakan broken home. Masyarakat masih berpendapat bahwa anak dari keluarga broken home adalah anak yang nakal dan tidak dapat diatur hingga akhirnya hanya akan menjadi sampah masyarakat. Adanya stigma tersebut perlu dirubah karena tidak semua anak dari keluarga broken home merupakan anak nakal dan tidak dapat diatur. Cukup banyak juga anak dari keluarga broken home yang mengukir prestasi di sekolah mereka. Maka dari itu, perlu adanya dorongan dan motivasu bagi kedua orang tuanya agar anak tidak mengalami guncangan mental akibat adanya perpisahan dari kedua orang tuanya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan studi literatur pada jurnal-jurnal dan artikel-artikel terkait. Hasil yang didapatkan pada artikel ini yaitu berupa bentuk-bentuk dorongan serta motivasi yang diberikan oleh masing-masing ayah dan ibu dalam menjalannkan perannya sebagai orang tua.

Cite

CITATION STYLE

APA

Priska Adristi, S. (2023). Peran Orang Tua pada Anak dari Latar Belakang Keluarga Broken Home. Lifelong Education Journal, 1(2), 131–138. https://doi.org/10.59935/lej.v1i2.30

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free