Abstract
Angka kematian dalam kehamilan akibat anamia menunjukan nilai cukup tinggi yaitu 3,8% pada trimester I, 13,6% trimester II dan 24,8% pada trimester III. Dampak anemia terhadap kehamilan yaitu dapat terjadinya abosrtus, persalinan prematuritas, hambatan tumbuh kembang janin dalam Rahim, mudah terjadi infeksi, ancaman dekimpensasi kordis (Hb<6 gr%) hyperemesis gravidarum, perdarahan antepartum, pecah ketuban dini dan lain – lain. Penyebab anemia yang sering terjadi ialah kurangnya ibu hamil mengkonsumsi vitamin tablet tambah darah (FE), vitamain B12, asamfolat, dan anemia yang jarang terjadi antara lain adalah hemoglobinopati, proses implamasi toksositaszat kimia, dan keganasan. Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dan termasuk kedalam jenis penelitian Korelasi. Dengan hasil dari uji Chi Squere dengan melihat continuity correction diperoleh nilai P value 0,002 (<0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan mengkonsumsi tablet FE dengan penurunan kejadian Ketuban Pecah Dini di UPT Puskesmas Waringinkurung Kabupaten Serang yang berarti kepatuhan mengkonsumsi tablet FE efektif menurunkan kejadian Ketuban Pecah Dini.
Cite
CITATION STYLE
Sari, T. R., & Tahun, O. D. (2023). Hubungan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Konsumsi Tablet Fe dengan Kejadian KPD Pada Ibu Bersalin di UPT Puskesmas Waringinkurung Tahun 2023. Jurnal Ners, 7(2), 1308–1313. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.17251
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.