Abstract
Pendahuluan: Dewasa ini kebutuhan pelayanan rekam medis wajib diselenggarakan sebagai bukti proses pelayanan yang diberikan pada pasien. Nakes yang bertanggung jawab dalam kegiatan pengkodean merupakan petugas rekam medis yang mendapatkan jobdisk sebagai petugas coding. Pelaksanaan pengkodean diagnosis harus lengkap dan akurat sesuai dengan arahan ICD-10. Pelaksanaan kodefikasi diagnosis harus jelas, benar, lengkap dan akurat sesuai dengan arahan ICD-10. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik petugas coding terhadap ketepatan pengkodean diagnosis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Variable penelitian ini yaitu karakteristik petugas dan ketepatan pengkodean diagnosis, sampel dalam penelitian seluruh petugas rekam medis yang ada di Klinik Kartika Husada Donomulyo. Hasil: Hasil yang diperoleh yaitu nilai p value = 0,046, sehingga p value 0,046 < nilai α = 0,05 diartikan H1 diterima yang menghasilkan adanya hubungan antara karakteristik petugas dengan ketepatan coding di Klinik Kartika Husada Donomulyo. Kesimpulan: Karakteristik individu masing-masing yang terdiri dari umur, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, dan status kepegawaian mempengaruhi ketepatan pengkodean diagnosis di Klinik Kartika Husada Donomulyo.
Cite
CITATION STYLE
Febriyastika, A., Prisusanti, R. D., & Suhariyono, S. U. (2022). Karakteristik Petugas Coding terhadap Ketepatan Pengkodean Diagnosis di Klinik Kartika Husada Donomulyo. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 10(2), 66–72. https://doi.org/10.47794/jkhws.v10i2.440
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.