MASYARAKAT DESA SEMBUNG PARENGAN TUBAN SEBAGAI MASYARAKAT BAHASA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

  • Suparji A
  • Raharjo R
  • Indarti T
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya masyarakat bahasa di desa Sembung sesuai dengan teori bidang sosiolinguistika. Topik masyarakat bahasa merupakan pondasi utama dalam studi sosiolinguistika. Masyarakat bahasa sering diartikan sebagai sebuah kelompok yang terdiri dari individu-individu dengan menggunakan bahasa yang sama dan saling dimengerti sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Data yang digunakan adalah masyarakat bahasa di desa Sembung, Parengan, Tuban sebagai masyarakat bilingual. Teknik pengumpulan data menggunakan rekam dan catat. Beberapa percakapan dari masyarakat desa Sembung direkam, kemudian dianalisis menggunakan teori sosiolinguistika. Teknik analisis data berupa, 1) merekam beberapa percakapan; 2) mencatat dialek yang terkandung dalam percakapan; 3) pengkorelasian dengan teori masyarakat bahasa dalam bidang sosiolinguistika; 4) identifikasi masyarakat Desa Sembung sebagai masyarakat bahasa; 5) penyimpulan data. Sumber data yang digunakan adalah tiga sampel masyarakat Desa Sembung. Masyarakat desa Sembung termasuk ke dalam masyarakat bahasa bilingual dengan penguasaan dua bahasa, yaitu bahasa Jawa dan bahasa Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suparji, A. W. F., Raharjo, R. P., & Indarti, T. (2023). MASYARAKAT DESA SEMBUNG PARENGAN TUBAN SEBAGAI MASYARAKAT BAHASA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK). METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia Dan Pengajarannya, 16(1), 25–32. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v16i1.926

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free